Senyawa asam-basa dapat diidentifikasi menggunakan indikator. Indikator merupakan zat warna yang warnanya berbeda bila berada dalam kondisi asam dan basa. Jenis-jenis indikator yang diketahui adlah indikator kertas lakmus, indikator asam-basa, dan indikator alami.
A.Indikator kertas lakmus ada dua jenis, yaitu lakmus merah dan lakmus biru. Lakmus merah apabila dicelupkan ke larutan yang bersifat asam akan tetap berwarna merah, sedangkan apabila dicelupkan ke larutan basa akan berubah menjadi warna biru. Lakmus biru apabila dicelupkan ke larutan yang bersifat asam akan berubah menjadi warna merah sedangkan apabila dicelupkan ke larutan yang bersifat basa akan tetap berwarna biru.
B.Indikator asam-basa umumnya berbentuk larutan. Jika kita meneteskan larutan asam-basa ke larutan indikator, maka akan terjadi perubahan warna. Perubahan warna berbeda tergantung jenis indikator dan memiliki jangkauan pH tertentu. Cotoh larutan indikator asam-basa, antara lain : fenolftalein, metil oranye, bromtimol biru, metil ungu, bromokresol ungu, fenol merah, timolftalein, dan metil merah.
C.Indikator alami berasal dari bahan-bahan alami, contohnya bunga (hydrangea) dan bumbu dapur (kunyit).
Berkaitan dengan tugas makalah fluida, sebenernya aku juga kurang tahu “face” makalah itu kayak gimana T___T. Tapi kalau susunannya, kayaknya begini nih =)
Setelah berlangsung penulangan pada pusat penulangan sekunder di daerah epiphysis, maka teradapatlah sisa – sisa sel khondrosit diantara epiphysis dan diaphysis. Sel – sel tersebut tersusun bederet –deret memanjang sejajar sumbu panjang tulang. Masing – masing deretan sel kartilago dipisahkan oleh matriks tebal kartilago, sedangkan sel –sel kartilago dalam masing – masing deretan dipisahkan oleh matriks tipis. Jaringan kartilago yang memisahkan epiphysis dan diaphysis berbentuk lempeng atau cakram sehingga dinamakan Discus epiphysealis.
Sel –sel dalam masing – masing deretan tidak sama penampilannya. Hal ini disebabkan karena ke arah diaphysis sel – sel kartilago berkembang yang sesuai dengan perubahan – perubahan yang terjadi pada pusat penulangan. Karena perubahan sel –sel dalam setiap deret seirama, maka discus tersebut menunjukan gambaran yang dibedakan dalam daerah – daerah perkembangan.
Daerah – daerah perkembangan :
1.Zona Proliferasi : sel kartilago membelah diri menjadi deretan sel – sel gepeng.
2.Zona Maturasi : sel kartilago tidak lagi membelah diri,tapi bertambah besar.
3.Zona hypertrophy : sel –sel membesar dan bervakuola.
4.Zona kalsifikasi : matriks cartÃlago mengalami kalsifikasi.
5.Zona degenerasi : sel – sel cartÃlago berdegenerasi diikuti oleh terbukanya lacuna sehingga terbentuk trabekula.
Karena masuknya pembuluh darah, maka pada permukaan trabekula di daerah ke arah diaphysis diletakan sel –sel yang akan berubah menjadi osteoblas yang selanjutnya akan melanjutkan penulangan.
PEMBESARAN DIAMETER TULANG PIPA
Pertumbuhan tulang pipa selain memanjang melalui discus epiphysealis juga mengalami pertambahan diameter dengan cara pertambahan jeringan tulang melalui penulangan oleh periosteum lapisan dalam yang dibarengi dengan pengikisan jaringan tulang dari permukaan dalamnya.Dengan adanya proses pengikisan jaringan tulang ini, walau pun diameter tulang bertambah namun ketebalannya tetap dipertahankan. Hal ini penting,karena tanpa pengikisan,berat tulang akan bertambah terus sehingga mengganggu fungsinya.
Fenomena-fenomena geosfer adalah kejadian-kejadian alam yang menyangkut litosfer, atmosfer, biosfer, antroposfer, serta hidrosfer.
a.Atmosfer
Atmosfer adalah lapisan yang melingkupi sebuah planet dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km diatas permukaan tanah sampai dengan 560 km diatas permukaan bumi. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrim diantara siang dan malam. Atmosfer terdiri atas nitrogen (78,17%) dan oksigen (20,97%) dengan sedikit argon (0,9%) , karbon dioksida (0,0357%), uap air, dan gas lainnya.
Bagian-bagian dari atmosfer yakni
Troposfer
Dalam lapisan ini kehidupan terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. Dibandingkan lapisan atmosfer yang lain, lapisan ini adalah yang paling tipis (kurang lebih 15 cm dari permukaan tanah). Dalam lapisan ini, hampir semua jenis cuaca, perubahan suhu yang mendadak, angin, tekanan ,dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari berlangsung.
Stratosfer
Pada lapisan ini angina yang sangat kencang terjadi. Disini juga tempat terbangnya pesawat. Dari bagian tengah stratosfer keatas, pola suhunya berubah menjadi semakin bertambah semakin naik karena bertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon yang bertambah. Lapisan ozon ini menyerap radiasi sinar ultraviolet.
Mesosfer
Kurang leibh 20 mil/40 km diatas permukaan bumi terdapat lepisan transisi menuju lapisan mesosfer. Pada lapisan ini, suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah sampai menjadi sekitar -143°C di dekat bagian atas dari lapisan ini, yaitu kurang lebih 81 km diatas permukaan bumi. Suhu serendah ini memungkinkan terjadinya awan noctilucent, yang terbentuk dari kristal es.
Termosfer
Di lapisan ini dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya erat satelit, lapisan ini berguna untuk memancarkan gelombang radio jarak jauh.
Eksosfer
Bagian terluar dari atmosfer. Tempat adanya refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritic. Cahaya matahari yang dipantulkan juga disebut cahaya Zodiakal.
b.Litosfer
Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu. Litosfer berasal dari kata Yunani. Lithos yang berarti berbatu dan sphere yang berarti padat. Secara harfiah lithosfer adalah lapisan bumi yang paling luar atau yang biasa disebut dengan kulit bumi. Litosfer bumi meliputi kerak dan bagian teratas dari mantel bumi yang mengakibatkan kerasnya lapisan terluar dari planet bumi. Litosfer ditopang oleh astenosfer yang merupakan bagian yang lebih lemah, lebih panas, dan lebih dalam dari mantel bumi. Batas antara litosfer dan astenosfer dibedakan dalam hal responnya terhadap tegangan. Litosfer tetap pada dalam jangka waktu geologis yang relatif lama dan berubah secara elastis karena retakan-retakan, sedangkan astenosfer berubah seperti cairan kental. Litosfer terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik yang mengakibatkan terjadinya gerak benua akibat konveksi yang terjadi dalam astenosfer.
Terdapat 2 tipe litosfer
L. benua → berhubungan dengan kerak benua
L. samudera → berhubungan dengan kerak samudera
Litosfer samudera memiliki ketebalan 50-100 km , sementara litosfer benua memiliki kedalaman 40-200 km.
Hidrosfer
Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan bumi. Kata hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti lapisan. Hidrosfer di permukaan bumi meliputi danau, sungai, laut, salju, air tanah, dan uap air yang terdapat di lapisan udara.
Biosfer (flora dan fauna)
Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antar mereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer, hidrosfer, dan atmosfer bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui untuk mendukung kehidupan di bumi.
Antroposfer
Antroposfer adalah lapisan manusia yang merupakan tema sentral diantara sfera-sfera. Karena kajian geografi merupakan tema sentral, maka kajian geografis sering disebut antroposentris.
Banyak fakta seputar tubuh manusia yang belum banyak diketahui. Jika anda mengaku sudah bisa mengenal tubuh dengan baik tentunya juga tahu tentang fakta-fakta ini.
Tubuh manusia terdiri dari berbagai macam organ dan jaringan yang bisa bekerja sama, hal ini membuat seseorang bisa hidup dengan baik.
Dikutip dari Howstuffworks, ada 16 fakta menarik seputar tubuh manusia, yaitu:
1. Cetakan lidah (tongue print)
Jika ingin menyembunyikan identitas diri, sebaiknya tidak menjulurkan lidah secara sembarangan. Karena sama seperti jari, setiap orang memiliki cetakan lidah yang berbeda-beda.
2. Ganti kulit
Ternyata tidak hanya hewan yang bisa mengalami ganti kulit. Karena manusia merontokkan 600.000 partikel kulit setiap jamnya, sehingga diperkirakan rata-rata orang kehilangan 10 pon kulit pada usia 70 tahun.
3. Tulang bayi lebih banyak dari orang dewasa
Orang dewasa memiliki jumlah tulang yang lebih sedikit dibandingkan saat masih bayi. Saat memulai kehidupan seseorang memiliki 350 tulang, tapi seiring pertumbuhan, beberapa tulang ada yang menyatu sehingga saat dewasa hanya memiliki 206 tulang.
4. Lapisan perut berganti setiap 3-4 hari
Tanpa disadari setiap 3-4 hari seseorang akan mendapatkan lapisan perut yang baru. Karena jika tidak ada pergantian lapisan, asam di perut yang harusnya menghancurkan makanan malah akan menghancurkan dinding perut.
5. Hidung mampu mencium 50 ribu bau
Hidung manusia memang tidak memiliki sensitifitas yang tinggi seperti anjing, tapi hidung manusia mampu mengingat 50.000 bau yang berbeda.
6. Ukuran usus sangat panjang
Usus kecil manusia sekitar empat kali rata-rata tinggi orang dewasa. Karena itu jika tidak melingkar bolak balik, maka usus yang panjangnya 548,64cm - 701,04cm ini tidak akan bisa masuk ke dalam rongga perut dan bentuknya akan berantakan.
7. Ada 32 juta bakteri di kulit manusia
Setiap inci dari kulit tubuh manusia memiliki sekitar 32 juta bakteri di atasnya, tapi beruntungnya sebagian besar dari bakteri ini tidak berbahaya.
8. Sumber dari bau badan
Sumber dari bau kaki dan ketiak adalah akibat keringat. Dan sepasang kaki memiliki 500.000 kelenjar keringat yang bisa menghasilkan setengah liter lebih keringat setiap harinya.
9. Kecepatan bersin
Udara yang dikeluarkan ketika seseorang bersin bisa memiliki kecepatan 100 mil per jam atau lebih. Karena itu seseorang diharuskan untuk menutup hidung dan mulutnya ketika sedang bersin, hal ini agar bakteri atau kuman yang dikeluarkan tidak menulari orang lain.
10. Perjalanan darah di dalam tubuh
Darah yang mengalir di dalam pembuluh darah memiliki panjang perjalanan sekitar 60.000 mil di dalam tubuh manusia. Selain itu pompa jantung bekerja keras sekitar 2.000 galon darah yang melalui pembuluh darah setiap harinya.
11. Punya 25 ribu liter air ludah
Seseorang mungkin tidak pernah membayangkan akan berenang di dalam air liur. Tapi dalam seumur hidupnya, rata-rata seseorang memproduksi sekitar 25.000 liter air liur. Hal ini berarti air liur seseorang cukup untuk mengisi dua kolam renang.
12. Suara mendengkur yang keras
Pada usia 60 tahun, sekitar 60 persen laki-laki dan 40 persen perempuan akan mendengkur. Tapi suara mendengkur ini bisa membuat seseorang menjadi tuli. Rata-rata suara dengkuran seseorang memiliki tingkat kebisingan sekitar 60 desibel, tapi ada juga yang bisa mencapai 80 desibel yang mana setara dengan suara bor untuk memutus beton.
13. Warna dan jumlah rambut
Warna rambut ternyata juga menentukan seberapa banyak jumlah rambut yang dimilikinya. Orang dengan rambut pirang memiliki sekitar 146.000 folikel, rambut hitam memiliki sekitar 110.000 folikel, rambut coklat sekitar 100.000 folikel, rambut merah sekitar 86.000 folikel. Dari masing-masing folikel ini akan memproduksi 20 helai rambut.
14. Pertumbuhan kuku
Kuku yang sering digunakan akan memiliki pertumbuhan yang lebih cepat, karena itu kuku jari tangan akan lebih cepat panjang dibandingkan dengan kuku jari kaki. Dan rata-rata pertumbuhan kuku sekitar sepersepuluh inci (0,254 cm) setiap bulannya.
15. Berat kepala
Tidak mengherankan jika seorang bayi sangat sulit untuk mengangkat kepalanya, karena kepala manusia saat dilahirkan adalah seperempat dari total panjang tubuhnya. Sedangkan saat mencapai dewasa, berat kepalanya hanya seperdelapan dari total panjang tubuh seseorang.
16. Membutuhkan tidur
Seseorang mungkin bisa pergi tanpa makan selama berminggu-minggu tanpa menyerah. Tapi jika selama sebelas hari seseorang tidak tidur sama sekali, maka orang tersebut akan tidur selamanya.